Nabi Muhammad telah berusia 35 tahun. Pada saat itu Nabi Muhammad
menjadi saksi sejarah perbaikan Ka`bah. Orang-orang Quraisy merasa miris
melihat kondisi Ka`bah yang memprihatinkan, Ka`bah memiliki tinggi 9 hasta atau
sekitar 7 meter sehingga menyebabkan pencuri dapat masuk ke dalamnya dengan
mudah, Mekah telah terjadi banjir berkali-kali menyebabkan beberapa sudut
Ka`bah mengalami kerusakan dan adanya ular yang ada di dalam Ka`bah sebagaimana
riwayat Ibnu Hisyam bahwa faktor lain
yang memaksa Quraisy membangun Ka`bah adalah kisah bahwa seekor ular keluar
dari sebuah lubang di bawah Ka`bah tempat mereka meletakkan sesajian setiap hari. Ular
tersebut mendekati tembok Ka`bah (Ibnu Hisyam, As Sirah An Nabawiyah, Jil. I,
Hlm. 205).
Tampilkan postingan dengan label NABI MUHAMMAD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NABI MUHAMMAD. Tampilkan semua postingan
Mei 03, 2016
SEJARAH KA`BAH IV : MASA NABI MUHAMMAD
Label:
NABI MUHAMMAD
SEJARAH KA`BAH III : DALAM KEKUASAAN QURAISY
Suku Khuza`ah telah menguasai Ka`bah selama lebih dari 5 abad.
Kekuasaan Ka`bah dilanjutkan oleh orang Quraiys. Qushay bin Kilab telah
mengumpulkan seluruh kabilah Mekah di sekitar Ka`bah dan menyatukan mereka sehingga
dapat mengalahkan Khuza`ah. Qushay adalah keturunan Kinanah dan termasuk suku
Quraisy. Nasab suku ini sampai kepada `Adnan hingga Nabi Ismail as. Sebagaimana
hadis Nabi yang artinya,” Allah memilih Kinanah dari keturunan Ismail, dan
memilih Quraisy dari Kinanah, dan memilih Bani Hasyim dari Quraisy, dan
memilihku dari Bani Hasyim, aku adalah yang terbaik dari yang terbaik.”
Label:
NABI MUHAMMAD
Maret 23, 2016
SEJARAH KA`BAH II: SETELAH WAFATNYA NABI ISMAIL SAMPAI KHUZA`AH
Nabi Ismail menikah dengan seorang putri pemimpin suku Jurhum. Dari
pernikahannya lahir 12 anak yang bernama: Nabit, Qidar, Adbil, Mubsim, Musymi`,
Dauma, Dawam, Masa, Haddad, Tsitsa, Yathur, Nafisy. Setelah Nabi Ismail
meninggal dunia pada usia 137 tahun, urusan Ka`bah diserahkan kepada anaknya
bernama Nabit.
Kekuasaan Ka`bah beralih tangan kepada suku Jurhum setelah Nabit.
Raja yang menguasai Ka`bah dari suku tersebut bernama Al Harits bin Madhadh. Pada
masanya dia memiliki kebijakan bahwa setiap orang yang berdagang harus membayar
pajak 10 persen dari barang niaga mereka. Bersamaan dengan kekuasaan Al Harits,
muncul penguasa baru dari `Amaliq bernama Sumaid bin Haubar. Terjadilah
peperangan di antara 2 kabilah tersebut dan akhirnya suku Jurhum memenangkan
peperangan dan mengukuhkan sebagai penguasa mutlak Ka`bah.
Suku Jurhum perkuasa di Mekah selama 3 abad dan raja terakhir yang
berkuasa dari mereka bernama Harits bin Madhadh Al Ashgar. Selama Jurhum berkuasa
mereka menambah bangunan Ka`bah dan meninggikan lebih dari bangunan Nabi
Ibrahim. Pada penguasa terakhir Jurhum telah banyak melanggar ketentuan, mereka
bersikap buruk terhadap jama`ah haji dan meremehkan tanggung jawab terhadap
Ka`bah. Allah mengirim adzab berupa hujan yang sangat deras dan bencana lain
yang membinasakan mereka (Al Mas`udi , Muruj Adz Dzahab wa Ma`adin Al Jauhar,
Jil II, Hlm. 50).
Label:
NABI MUHAMMAD
Maret 09, 2016
SEJARAH KA`BAH I: MASA NABI IBRAHIM DAN ISMAIL
Nabi Ibrahim adalah Nabi dan Rasul Allah yang diutus untuk kaumnya
di daerah Babilonia. Beliau hidup di bawah kekuasaan Raja kejam bernama
Namrudz. Ketika Nabi Ibrahim melakukan dakwah di tengah masyarakat Babilonia,
beliau mendapatkan berbagai celaan. Puncak dari tantangan dakwah Nabi Ibrahim
kepada kaumnya adalah dia dibakar oleh Raja Namrudz. Atas izin Allah Nabi
Ibrahim selamat dari siksaan tersebut.
Nabi Ibrahim dan istrinya bernama Sarah menyelamatkan diri ke
negeri Syam. Nabi Ibrahim memutuskan untuk menikah dengan Hajar setelah
mendapatkan saran dari Sarah yang merasa bersalah tidak dapat memberikan
keturunan kepada Nabi Ibrahim. Allah memberikan karunia berupa anak yang sholeh
dari kedua istri beliau. Sarah melahirkan Nabi Ishaq dan
Hajar melahirkan Nabi Ismail.
Label:
NABI MUHAMMAD
Maret 03, 2016
BAI`AT AQABAH: KETELADANAN SAHABAT UNTUK SETIA TERHADAP NABI MUHAMMAD
Nabi Muhammad telah
mendapatkan tugas sebagai Nabi dan Rasul yang harus menyampaikan risalah Islam
kepada seluruh manusia agar meniti jalan yang lurus sehingga meraih kebahagiaan
di dunia dan akherat. Beliau mengajak kerabat dekat dan masyarakat yang berada
di sekitar Mekah untuk memeluk agama Islam. Meski berbagai rintangan dan
siksaan dialami oleh Nabi Muhammad dan para sahabat, mereka tetap bersemangat
untuk berdakwah menegakkan Islam di muka bumi.
Musim haji tahun 11
setelah kenabian telah tiba. Banyak orang yang mengunjungi kota Mekah untuk
melakukan ibadah haji. Merupakan rombongan yang datang adalah penduduk Yasrib.
Mereka tiba di Mekah sebagai delegasi dari daerahnya. Nabi Muhammad bertemu
dengan delegasi tersebut dan mengajak mereka untuk berbincang-bincang.
Label:
NABI MUHAMMAD
Februari 09, 2016
KEMULIAAN KOTA YASRIB (MADINAH)
Allah
memilihkan Nabi Muhammad dan para sahabat kota Yasrib sebagai tujuan hijrah
Nabi Muhammad. Dia telah memberikan yang terbaik kepada hamba Nya yang selalu
menegakkan Islam.
Kota Yasrib
merupakan kota yang memiliki banyak keunggulan. Secara geografis kota ini
adalah tempat yang strategis untuk berperang dan melakukan pertahanan karena
dikelilingi bukit di sebelah Barat dan Timur. Adapun di sebelah Selatan menjadi
perkebunan. Satu-satunya kawasan terbuka adalah sebelah Utara. Selian itu keunggulan
kota Yasrib di antaranya;
1.
Merupakan
kota yang terlindungi dari fitnah Dajjal
2.
Memiliki
banyak nama. Salah satunya Al Madinah
3.
Penduduknya
mendapatkan keberkahan 2 kali lipat kota Mekah atas do`a Nabi Muhammad
4.
Orang
yang meninggal di Madinah mendapatkan syafa`at
5.
Yasrib
menjadi tanah haram (tidak boleh terjadi keburukan di dalamnya)
Label:
NABI MUHAMMAD
Januari 31, 2016
HAJI WADA: HAJI PERPISAHAN (10 H)
Wada artinya adalah perpisahan. Pada tahun ini
Rasulullah dan para sahabat melakukan haji wada. Nabi Muhammad pada kesempatan
ini menyampaikan khutbah terakhir beliau yang intinya:
1.
Agar manusia saling menghormati
2.
Agar manusia menjunjung tinggi kehormatan perempuan
3.
Seluruh kaum muslimin itu bersaudara
4.
Seluruh manusia itu sama dihadapan Allah yang
membedakan adalah takwanya
5.
Kaum muslimin harus berpegang tegut terhadap Al Qur`an
dan Al Hadis
6.
Larangan untuk melakukan perbuatan buruk yang
dilakukan di masa jahiliyah.
Label:
NABI MUHAMMAD
FATHU MEKAH: PEMBEBASAN KOTA SUCI (8 H)
Fathu
Mekah berasal dari bahasa arab. Fathu artinya pembukaan dan Mekah artinya kota
Mekah. Jadi Fathu Mekah adalah peristiwa penaklukan kota Mekah dari berbagai
ajaran jahiliyah.
Rasulullah
dan para sahabat memutuskan untuk melakukan penaklukan kota Mekah setelah
mengetahui kaum Quraisy melakukan pelanggaran perjanjian. Nabi Muhammad meminta
para sahabat untuk tidak memberitahukan kepada penduduk Mekah tentang rencana
penaklukan ini. Tetapi ada sahabat yang bernama Hatib bin Abi Balta`ah yang
akan memberitahukan rencana tersebut kepada keluarganya di Mekah. Allah
kemudian memberitahukan hal itu kepada Rasulullah dan beliau menegur Hatib sehingga
dia meminta maaf.
Nabi
Muhammad dan para sahabat berangkat untuk Fathu Mekah bersama 10.000 orang. Mereka berhenti di Murru
Dzahran untuk istirahat sebelum menuju Mekah. Ada beberapa pemuka Quraisy yang
melihat cahaya terang di Murru Dzahran. Abu Sufyan, Hakim bin Hizam dan Budail
mencari informasi dan memastikan siapa yang berada pada cahaya tersebut.
Setelah mengetahui cahaya itu berasal dari rombongan kaum muslimin, mereka
sangat ketakutan.
Label:
NABI MUHAMMAD
SEBAB FATHU MEKAH: PELANGGARAN PERJANJIAN OLEH KAUM KAFIR QURAISY
Rasulullah
dan para sahabat menerima perjanjian Hudaibiyah yang telah dibuat dengan orang
Quraisy di Mekah. Nabi Muhammad tidak putus asa untuk melakukan dakwah,
mengajak manusia untuk kembali ke jalan yang lurus. Beliau melakukan dakwah
kepada para raja yang berkuasa di timur tengah pada masa itu.
Nabi
Muhammad membuat surat yang isinya mengajak para raja dan pemimpin untuk
memeluk agama Islam. Pada surat tersebut ada stempel yang bertuliskan Muhammad
Rasul Allah. Surat tersebut dikirim ke berbagai raja di antaranya; Raja
Heraklius yang memimpin Romawi, Raja Kisra yan memimpin Persia, Raja Muqauqis
yang memimpin Mesir, dan Raja Najasi yang memimpin Habasyah. Rasulullah
menunjuk beberapa sahabat yang menjadi kurir surat tersebut.
Label:
NABI MUHAMMAD
PERANG KHANDAQ : STRATEGI PERANG JITU ( 5 H)
Kaum
kafir Quraisy telah memenangkan peperang di medan Uhud. Mereka memiliki ambisi
untuk menyerang kembali kaum muslimin. Para tokoh Quraisy telah menyiapkan
pasukan besar yang akan mewujudkan cita-cita buruk mereka. Berawal dari itu
muncul perang Khandaq.
Khadaq
secara bahasa artinya parit. Perang ini dinamakan khandaq karena kaum muslimin
membuat parit di sekitar Madinah sebagai pertahanan kota. Perang ini disebut
juga dengan perang ahzab yang artinya beberapa golongan. Perang ini dinamakan
ahzab karena kaum kafir Quraisy mengumpulkan pasukan dari seluruh golongan yang
membenci Islam dan golongan Yahudi.
Label:
NABI MUHAMMAD
Desember 24, 2015
PERANG MU`TAH:UJIAN BAGI UMAT ISLAM
Pertempuran
dahsyat yang dialami umat Islam di era awal perkembangan Islam adalah saat
mereka yang hanya berkekuatan 3000 orang melawan pasukan terkuat di muka bumi saat
itu, Pasukan Romawi dengan kaisarnya Heraclius yang membawa pasukan sebanyak
200.000. Pasukan super besar tersebut merupakan pasukan aliansi antara kaum
Nashara Romawi dan Nashara Arab sekitar dataran Syam, jajahan Romawi. Perang
terjadi di daerah Mu’tah –sehingga sejarawan menyebutnya perang Mu’tah-
(sekitar yordania sekarang), pada tanggal 5 Jumadil Awal tahun 8 H atau tahun
629 M.
Penyebab perang Mu’tah ini
bermula ketika Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam mengirim utusan bernama
al-Harits bin Umair al-‘Azdi yang akan dikirim ke penguasa Bashra. Di tengah
perjalanan, utusan itu ditangkap Syurahbil bin ‘Amr al-Ghassani dari bani
Gasshaniyah (daerah jajahan romawi) dan dibawa ke hadapan kaisar Romawi
Heraclius. Setelah itu kepalanya dipenggal. Pelecehan dan pembunuhan utusan
negara termasuk menyalahi aturan politik dunia. Membunuh utusan sama saja
ajakan untuk berperang. Hal inilah yang membuat beliau marah.
Label:
NABI MUHAMMAD
Desember 21, 2015
HUDAIBIYAH:KEMENANGAN ISLAM
Umat Islam yang berada di Madinah semakin
kuat mereka telah siap untuk mengambil hak mereka yang ada di Mekah.
Persaudaraan antara Muhajirin dan Anshar memiliki hikmah yang besar di
antaranya ikatan persaudaraan antar sesama muslim semakin erat dan dapat secara
bersama melakukan dakwah mengajak masyarakat untuk memeluk agama Islam dan
berpegang teguh terhadap Al Qur`an dan Al Hadis.
Suatu ketika Nabi Muhammad bermimpi bahwa
beliau bersama para sahabat memasuki Masjidil Haram, mengambil kunci Ka`bah,
melaksanakan tawaf dan umrah. Sebagian sahabat ada yang mencukur dan sebagian
yang lain ada yang memendekkan rambutnya.
Setelah bermimpi kemudian beliau menyampaikannya kepada para sahabat
yang menyabut mimpi beliau dengan senang dan gembira. Tidak lama kemudian Nabi
Muhammad mengumumkan hendak melakukan umrah sehingga mereka persiapan untuk
mengadakan perjalanan ke Mekah.
Label:
NABI MUHAMMAD
November 20, 2015
DI KAMPUNG BANI SA`AD
Merupakan
tradisi orang – orang Arab zaman dahulu mereka menitipkan bayi mereka kepada
penduduk desa agar bayi mereka tersebut tidak tertular penyakit dan memiliki
bahasa dan sikap yang baik pula. Begitu pula yang diinginkan Abdul Muthalib
beliau mencarikan ibu susu bagi Nabi Muhammad.
Seorang dari Bani Sa`ad bin Bakar yang bernama Halimah binti Abu Dzu`aib dengan didampingi suaminya bernama Al Harits bin Abdul Uzza yang berjulukan Abu Kabsyah dari kabilah yang sama datang ke Mekah mencari bayi untuk disusui. Pada awalnya Halimah menolak tawaran untuk menyusui Nabi Muhammad tetapi pada akhirnya menerimanya.
Seorang dari Bani Sa`ad bin Bakar yang bernama Halimah binti Abu Dzu`aib dengan didampingi suaminya bernama Al Harits bin Abdul Uzza yang berjulukan Abu Kabsyah dari kabilah yang sama datang ke Mekah mencari bayi untuk disusui. Pada awalnya Halimah menolak tawaran untuk menyusui Nabi Muhammad tetapi pada akhirnya menerimanya.
Halimah
datang pada musim paceklik ke Mekkah untuk mencari bayi yang akan disusuinya
dengan mengendarai keledai betina berwarna putih dan seekor onta yang sudah tua
dan tidak bisa diambil air susunya. Pada setiap rombongan yang ditawari bayi
Nabi Muhammad mereka menolaknya karena bayi tersebut yatim dan mereka
mengharapkan imbalan yang besar. Setelah Halimah berputar di Mekah dan tidak
menemukan bayi dia merasa malu kepada rombongannya sehingga dia menghampiri
rumah Nabi Muhammad dan membawa bayi Nabi Muhammad di bawa ke Bani Sa`ad dan
berharap mendapatkan keberhakan setelah membawa bayi tersebut.
Ada
beberapa kejadian yang menakjubkan bagi Halimah dan keluarganya yang merupakan
keberkahan karena telah membawa Nabi Muhammad di antaranya: 1) Halimah dapat
memberikan asi kepada Nabi Muhammad dan anak kandungnya sendiri yang sebelumnya
tidak memiliki asi, 2) air susu onta miliki Halimah menjadi isi dan dapat
diperas, 3) Keledai Halimah menjadi kuat yang sebelumnya lemas dan tidak dapat
berjalan dengan lincah, 4) Tanah milik Halimah menjadi subur dan domba –domba
menjadi dapat diperas susunya. Setelah beberapa bulan di kampung Bani Sa`ad
sudah waktunya Nabi Muhammad dikembalikan kepada ibunya, pada saat sampai di
Mekah Halimah berharap kepada ibu Nabi Muhammad untuk memberikan izin kepadanya
untuk dapat membawa Nabi Muhammad lagi karena telah membawa keberkahan dan agar
bayinya terjaga dari penyakit. Akhirnya Nabi Muhammad tinggal di kampung Bani
Sa`ad 4 atau 5 tahun[1]
sampai terjadi peristiwa sya`qus sadr yaitu pembelahan dada beliau.
Label:
NABI MUHAMMAD
Langganan:
Postingan (Atom)












